DAMPAK ANAK SULIT MAKAN DAN PENANGANANNYA
Dampak kesulitan makan pada anak
Kesulitan makan yang sederhana, seperti ketika seorang anak sedang menderita sakit yang akut, belum tentu menunjukkan dampak yang berarti bagi kesehatan maupun tumbyh kembang anak. Pada kasus tertentu mungkin hanya merupakan kekhawatiran saja pada orang tua, karena persepsi yang kurang tepat tentang kesulitan makan yang dihadapinya.
Kesulitan makan yang berat dapat berlangsung lama akan berdampak negatif pada keadaan kesehatan anak, keadaan tumbuh kembang dan aktivitas sehari-harinya. Dampak kesulitan makan pada umumnya merupakan akibat dari gangguan masukan zat gizi yang terjadi. Beberapa zat gizi, berapa derajat kekurangannya, jangka waktu singkat atau lama. Contoh pada anak yang tidak mau atau tidak dapat makan untuk beberapa hari saja mungkin terjadi keadaan depresi energi yng akut (hipoglikemia), tanpa gejala yang nyata atau dengan gejala berkeringat dingin, bahkan pingsan dan kejang-kejang. Jika anak hanya tidak menyukai jenis makanan tertentu, misalnya tidak suka sayuran atau buah-buahan, mungkin terjadi kekurangan vitamin A. jika hanya mengkonsumsi cukup banyak susu murni saja, mungkin terjadi anemia defesiensi besi yang selanjutnya mungkin berdampak negatif terhadap kekebalan dan kecerdasan otak.
Jika jumlah masukan sumber energi dan protein kurang untuk jangka waktu lama, mungkin terjadi hambatan pertumbuhan dan perkembangan yang pada masa muda disebut gagal tumbuh (failure to thrive). Pada balita dapat terjadi penyakit malnutrisi energi protein atau kurang kalori protein.
Penatalaksanaan Anak Sulit Makan
Beberapa tips dalam mengatasi anak yang sulit makan adalah:
Beberapa tips dalam mengatasi anak yang sulit makan adalah:
1) Jangan dengan perasaan emosi, marah atau dengan nada tinggi dan bersifat menekan.
2) Bila sudah tiba jam makan tapi anak sedang asyik bermain, jangan langsung dihentikan mendadak permainan si anak. Cobalah diingatkan sebelumnya, misalnya dengan berkata: sepuluh menit lagi permainannya harus berhenti ya… karena adik harus makan siang!...
3) Saat anak sedang merasa sedih, cobalah untuk terlebih dahulu membuat perasaan anak lebih baik dengan menunjukkan kasih sayang dan mencoba mengerti penyebab mengapa anak merasa sedih. Contoh: anak sedih karena kematian anjing yang disayanginya, maka bisa dihibur dengan mengatakan bahwa anjingnya sekarang sudah sembuh, tidak akan pernah sakit lagi di tempat yang baru.
Jika anak tidak mau makan dan si anak berada dalam keadaan sehat:
a. singkirkan saja makanan dari meja makan dan anak tidak perlu diberi kudapan apapun di antara waktu makan utamanya. Dengan demikian ketika tiba waktu makan selanjutnya anak akan merasa lapar (bukan kelaparan) dan ia pasti akan makan apapun yang dihidangkan.
b. Jangan memburu-buru agar anak makan dengan cepat. Jika semua sudah selesai makan, meja sudah dibersihkan dan anak masih bermain dengan makanannya maka sebaiknya makanannya disingkirkan. Anak mungkin akan marah, jika hal ini terjadi orang tua tidak perlu berdebat ataupun memarahi anak, berikan perpanjangan waktu yang cukup. Jika perpanjangan waktu sudah selesai maka makanan benar-benar ditarik dan tidak diberikan perpanjangan waktu lagi. Dengan demikian anak akan mengerti ada waktu untuk makan.
4. Alat makan menggunakan model yang menarik bagi anak. Piring, sendok, gelas dengan motif binatang atau tokoh-tokoh kartun yang disukai anak.
5. Menu makanan yang bervariasi dengan hiasan-hiasan yang menarik dan ajak anak untuk mendesain dan membuat bersam-sama.
